Kamu
Dari tak kenal sama sekali
Hingga pernah mengisi hati
Setelah saling mengenal sosok diri
Kita pun mengikat janji
Untuk saling menemani
Dalam mengarungi pahit manisnya hidup ini
Tapi
Setelah beberapa bulan kita jalani
Kamu mulai tak menepati janji
Kebohongan demi kebohongan pun mulai menghiasi
Kurasa kita sudah tak serasi lagi
Untuk melanjuti kisah ini
Bulan November menjadi saksi kita untuk mengakhiri
Dari tak kenal sama sekali
Hingga pernah mengisi hati
Setelah saling mengenal sosok diri
Kita pun mengikat janji
Untuk saling menemani
Dalam mengarungi pahit manisnya hidup ini
Tapi
Setelah beberapa bulan kita jalani
Kamu mulai tak menepati janji
Kebohongan demi kebohongan pun mulai menghiasi
Kurasa kita sudah tak serasi lagi
Untuk melanjuti kisah ini
Bulan November menjadi saksi kita untuk mengakhiri
Kini
Hari hariku tidak dipenuhi dengan candaanmu lagi
Hari hariku tidak dipenuhi dengan candaanmu lagi
Meski hati ini belum
sepenuhnya ikhlas untuk kau tinggali
Tapi aku mencoba untuk merelakan hati
Hari demi hari pun kucoba untuk memotivasi diri
Agar diri ini tidak terlalu bersedih lagi
Tapi aku mencoba untuk merelakan hati
Hari demi hari pun kucoba untuk memotivasi diri
Agar diri ini tidak terlalu bersedih lagi
Bulan berganti bulan
pun kita jalani
Hingga kita putus komunikasi
Hingga kita putus komunikasi
Tiba tiba kau pun
datang lagi
Untuk mengungkit semua kisah yg pernah kita lewati
Padahal kau sekarang sudah memilki kekasih hati
Yang telah mengisi hari harimu semenjak kita tak bersua lagi
Lantas apa yang harus aku cermati ?
Kedatangmu kembali hanya membuat hati ini lebih sakit lagi
Karna perkataanmu yang selalu cenderung menyakiti
Juga kebohongan kebohongan yang selalu menyertai
Untuk mengungkit semua kisah yg pernah kita lewati
Padahal kau sekarang sudah memilki kekasih hati
Yang telah mengisi hari harimu semenjak kita tak bersua lagi
Lantas apa yang harus aku cermati ?
Kedatangmu kembali hanya membuat hati ini lebih sakit lagi
Karna perkataanmu yang selalu cenderung menyakiti
Juga kebohongan kebohongan yang selalu menyertai
Ah! Sudahlah..
Alangkah baiknya jika kita melupakan apa yang sudah terjadi
Dan saling introspeksi diri
Untuk menjalani hidup agar lebih baik lagi.
Alangkah baiknya jika kita melupakan apa yang sudah terjadi
Dan saling introspeksi diri
Untuk menjalani hidup agar lebih baik lagi.
Kata2 diatas ☝, 50% Fakta 50% Opini.
Istilahnya "hanya fiktif belaka". Tapi nih ya, kamu pernah ngerasain
yang kaya gitu ? Kenal sama orang yang hobbynya nge PHP in alias Pemberi
Harapan Palsu ... Tenaaaang guysss itu hanyalah Syintaaa Monyeeet! Selama belum
ada ikatan yg sah "ijab kabul" jangan terlalu dipikirin itu Cinta.
Mending fokus utk ngebahagian orang2 yg pernah ngebahagian kita. Especially,
YOUR FAMILY !!! Lagian Islam pun kan melarang yang namanya PACARAN. Kalo memang
kita udah pernah ngalamin tuh pacaran, baiknya introspeksi diri lagi, berubah
dan ambil hikmahnya dari apa yg udah dijalani. Karna bagaimapun juga, pacaran
itu buang2 waktu aja. There is more Negative than Positive.
Dalam Hadits Nabi SAW
menyebut : "Tidak ada ketertarikan yang lebih kuat dibandingkan dengan
pernikahan".
Jodoh itu bakal datang
di Waktu Yang Tepat Kok. Sering denger kan kata2 Akan Indah Pada Waktunya. Dan jangan lupaa Ber-u-sa-ha untuk menjadi Pribadi yang lebih
Baik.
Semoga kita secepatnya
ketemu ame Jodoh, Soon Yes. Aamiin Yaa Rabbal 'Alamiin 😇
Xoxoxoxoxoxoox😂